Membuat Narasi




Narasi merupakan satu hal yang penting dalam suatu cerita, baik itu cerita pendek, novel, dan masih banyak lainnya. Narasi itu sendiri sangat berperan dalam jalannya cerita agar bisa dipahami oleh pembaca karena menjelaskan jalannya cerita dari waktu ke waktu. 


Penulisan narasi pun tidak selalu mudah, karena penulis harus bisa membuat kalimat atau narasi yang baik dan menarik para pembaca. Nah, bagaimana ya agar tulisan narasi kita itu bisa menarik dan disukai para pembaca? Ini dia beberapa tips yang bisa dicoba ketika menulis sebuah narasi. 


1. Gunakan cara menulis "Show, don't tell!"

Apa maksudnya? Pasti sudah pernah terdengar akan cara ini Nah, "Show, don't tell!" merupakan cara menulis yang dimana kita membuat pembaca ikut merasakan atau ikut berperan dalam cerita tersebut. Jadi, kita lebih MENUNJUKAN apa yang dialami tokoh atau suasana yang ada di cerita kita. 


Contoh :

"Mendengar itu, Jihan menangis."


Contoh itu hanya menjelaskan namun tidak menunjukan apa yang terjadi. Sedangkan, 


"Mendengar itu, dada Jihan menjadi sesak. Hatinya mencelos, ia berusaha menahan tangisnya namun air matanya sudah turun di pipinya. Ia menutup mulutnya agar suara tangisnya tak terdengar oleh siapapun."

Contoh tersebut lebih menunjukan apa yang dialami si tokoh itu. 

Tahu kan perbedaan 'feel' nya?


2. Gunakan PUEBI yang benar. 

Terkadang apabila kita sedang membaca, entah itu buku, novel, cerita atau yang lain ketika melihat kalimat yang tidak sesuai PUEBI akan terasa tidak nyaman membacanya. Sehingga harus perhatikan penulisan kalimat-kalimatnya, seperti memperhatikan penulisan kata, pemakaian huruf, pemakaian tanda baca, dan masih banyak lainnya.


3. Perbanyak membaca

Banyak membaca akan mempengaruhi cara menulis kita, loh. Dengan membaca kita mendapat ilmu baru dan banyak kosakata baru agar membuat narasi kita lebih menarik. 



Nah, itu dia beberapa tips untuk membuat narasi cerita yang menarik. Semoga bermanfaat ya!



Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer